Tampilkan postingan dengan label Cinta Islam :). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta Islam :). Tampilkan semua postingan

Senin, 14 November 2011

BEBERAPA CARA MENDEKATKAN DIRI KPD ALLAH SWT


1. Sholat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo'a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati menjadi tenang, damai dan makin dekat dengan-Nya
2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan tenang. Hal ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam didapatkan kondisi keheningan dan ketenangan suasana,yang tentu saja semua itu hanya dapat terjadi atas izin-Nya. Pada malam hari, diri ini tidak lagi disibukkan dengan urusan pekerjaan ataupun urusan-urusan duniawi lainnya sehingga dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.
3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita. Dan dapat secepat kilat menjemput.
4. Membayangkan tidur di dalam kubur.
Membayangkan tidur dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat kita mati nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat menemani kita di alam kubur nanti.
5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka.
Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan tidak mengikuti perintah-Nya. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa neraka-Mu, karena kami sangat takut akan siksa neraka-Mu.Ya Allah bimbinglah kami agar dapat memanfaatkan sisa hidup kami untuk selalu dijalan-Mu.……

6. Membayangkan surga-Nya.
Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding dengan kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.Semoga kita dapat selalu mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan Insya Allah diizinkan untuk meraih Surga-Nya. Amin…..
7a. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu satu kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah... dengan mendengar tausyiah atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan keimanan karena selalu diingatkan kembali utk selalu dekat kpd Allah SWT. Perlu dicatat, dikarenakan iman bisa turun atau naik, maka harus dijaga agar iman tetap stabil pada keadaan tinggi/ kuat dengan mengikuti tausyiah, pengajian dsb.
7b. Bergaul dengan orang-orang sholeh.
Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa tingkat keimanan kita bisa turun atau naik, untuk itu perlu dijaga agar tingkat keimanan kita tetap tinggi. Berada pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.
8. Membaca Al Qur'an dan maknanya (arti dari setiap ayat yang dibaca)
Insya Allah dengan membaca Al Qur'an dan maknanya, akan menjadikan kita makin dekat dengan-Nya.
9. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain dengan : membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam, artikel Islam, tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat meningkatkan keimanan kita.
10. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam Semesta (jagad raya yang tidak berbatas) beserta semua isinya.
11. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita (tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa ujian keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu ingat kepada-Nya/ mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke perbuatan maksiat atau perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya. Ya Allah kami mohon bimbingan-Mu agar kami dapat selalu introspeksi atas semua kesalahan yang kami perbuat, meninggalkan larangan-Mu dan kembali ke jalan-Mu ya Allah.
12. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT
Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah. Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa bernafas, masih bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga, masih mempunyai apa yang kita miliki saat ini,masih mempunyai panca indera mata, hidung, telinga dan...masih bisa bernafas (masih diberi kesempatan hidup). Masih pantaskah kita tidak bersyukur dan tidak berterimakasih pada-Nya.

Rabu, 22 Juni 2011

KISAH NAFSU YANG DEGIL PADA PERINTAH ALLAH

Dalam sebuah kitab karangan 'Ustman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syaakir Alkhaubawiyi, seorang ulama yang hidup dalam abad ke XIII Hijrah, menerangkan bahwa sesungguhnya Allah S.W.T telah menciptakan akal, maka Allah S.W.T telah berfirman yang bermaksud : "Wahai akal mengadaplah engkau." Maka akal pun mengadap kehadapan Allah S.W.T., kemudian Allah S.W.T berfirman yang bermaksud : "Wahai akal berbaliklah engkau!", lalu akal pun berbalik.
Kemudian Allah S.W.T. berfirman lagi yang bermaksud : "Wahai akal! Siapakah aku?". Lalu akal pun berkata, "Engkau adalah Tuhan yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu yang daif dan lemah."
Lalu Allah S.W.T berfirman yang bermaksud : "Wahai akal tidak Ku-ciptakan makhluk yang lebih mulia daripada engkau."

13 Alasan Agar Sholat Lebih Khusuk

Dari banyak ibadah kita kepada Allah SWT, ada satu ibadah yang merupakan kunci dari seluruh ibadah dan amal yang lain dimana kalau kita berhasil melakukannya maka akan terbuka ibadah atau amal yang lain. Kunci dari segala ibadah adalah sholat.
“Amal yang pertama kali ditanyai Allah pada seorang hamba di hari kiamat nanti adalah sholat. Bila sholatnya dapat diterima, maka akan diterima seluruh amalnya, dan bila sholatnya ditolak, akan tertolah seluruh amalnya.”

Pada kenyataannya, bagaimana amalan sholat kita pada umumnya? Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW:
“Akan datang satu masa atas manusia, mereka melakukan sholat namun pada hakikatnya mereka tidak sholat.”

Banyak dari kita menganggap bahwa sholat adalah suatu perintah bukan suatu kebutuhan. Jadi sholat sering dianggap suatu beban dan hanya bersifat menggugurkan kewajiban. Betapa sering kita rasanya malas untuk sholat, sholat sambil memikirkan pekerjaan, sholat secepat kilat tanpa tumakninah, mengakhirkan waktu sholat atau bahkan lupa berapa rakaat yang telah dilakukan.

Sabtu, 21 Mei 2011

Kiblat Orang Islam Bukan Berhala

             Dalam Islam menjelaskan dilarang menyembah berhala, namun ada orang yang tidak tahu tata cara beribadah orang islam sehingga dia mengira bahwa orang Islam justru melakukan satu kebodohan dengan menyembah batu persegi empat yaitu ka’bah.
            Sesungguhnya Ka’bah hanyalah kiblat, yaitu arah dimana kaum Muslim menghadapkan wajahnya keika shalat. Jadi ketika shalat seorang Muslim sama sekali tidak menyembah ka’bah yang tak lain adalah batu persegi empat. Sesungguhnya hanya Allah lah yang patut disembah. Orang-orang Muslim rukuk dan sujud kepada Allah Semata.
            Di dalam Islam tata cara ibadah semuanya diatur secara sempurna. Yang mengatur tata cara ibadah itu adalah Allah. Rasulullah hanya utusan Allah yang menjelaskan tata cara ibadah itu. Tidak ada campur tangan manusia dalam hal aturan dan tata cara ibadah kepada Allah.
            Dalam Surat Al Baqarah ayat 144 : “Sungguh kami sering melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu skai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram dimana kamu berada palingkanlah mukamu ke arahnya”
            Tujuan menghadap arah yang sama ke arah ka’bah adalah untuk menyatukan umat Islam dimanapun mereka berada. Jika tidak disatukan kiblatnya, umat Islam akan susah melakukan shalat berjama’ah. Dalam satu masjid bisa terjadi ada yang shalat menghadap utara, ke tenggara dll. Sehingga Ibadah Shalat jadi tidak khusyuk,Persatuan pun tidak mudah tercipta.
            Menurut Sejarah, yang membuat peta dunia pertama kali adalah orang Islam. Orang Islam menggambar peta dunia dengan petunjuk arah selatan menghadap ke atas sedangkan utara ke arah bawah. Dan bangunan ka’bah berada di tengah-tengah. Kemudian para pembuat peta dari Barat menggambar dunia dengan cara terbalik, arah utara menghadap ke atas dan selatan menghadap ke bawah. Alhamdulilah ka’bah juga tetap berada di bagian tengah peta dunia.


Harumnya Badan Rasulullah saw.

                                    Rasulullah saw adalah manusia biasa. Jadi pastinya aktifitas fisiknya tidak jauh berbeda dengan manusia lainnya. Meskipun begitu bau tubuh Rasulullah saw tidak sama dengan manusia lainnya. Tidak sam seperti kita menggunakan parfum atau deodorant. Para sahabat Rasulullah bahkan musuh musuh nya mengakui bahwa tubuh Rasulullah menyebarkan harum yang sulit hilang,bahkan tidak hilang-hilang.
                                    Bahkan saking harumnya, ada sebagian sahabat yang ngumpulin keringat Rasulullah untuk dijadikan minyak wangi bagi mereka. Diriwayatkan oleh Anas r.a. tentang keharuman badan Rasulullah saw :
Rasulullah masuk menemui dan tidur bersama kami. Ketika berkeringat (dalam tidurnya), ibuku datang dengan membawa botol kecil. Keringat beliau kemudian ditambung dalam botol tersebut. Ketika Rasulullah saw bangun, beliau bertanya,”Wahai Ummu Sulaim, apa yang sedang engkau lakukan tadi?”
Ummu Sulaim menjawab, ”Ini adalah keringatmu yang kami tampung dalam botol kecil untuk kami jadikan minyak wangi, karena ini lebih harum dari pada minyak wangi”
                                    Terbuktilah, beliau adalah rasul pilihan

Penglihatan tajam Rasulullah saw.


                                    Bukan hanya ketajaman mata yang dimiliki oleh Rasulullah namun Allah telah mengkaruniakan pula ketajaman mata hati.Dengan kemampuan itu, beliau bisa mengetahui sesuatu menembus batas waktu dan tabir langit bumi. Beliau juga mengetahui sesuatu yang akan terjadi pada zaman sebelumnya dan zaman yang akan datang.
                                    Ibnu Abbas mengatakan bahwa sewaktu Rasulullah saw berjalan bersama sahabatnya melewati 2 kuburan, tiba-tiba beliau berkata, ”Orang yang berada di dalam kuburan ini telah disiksa oleh Allah”
Para sahabat bertanya,”Apakah keduanya disiksa karena melakukan dosa besar?”
Rasulullah menjawab. ”Benar,salah satunya berjalan (di muka bumi ini) dengan suka mengadu domba. Ada pun yang satunya lagi tidak pernah menutupi dari air kencingnya (percikan air kencingnya sering kali mengenai tubuh dan pakaiannya kemudian dipakainya untuk solat tanpa dicuci terlebih dahulu atau berganti dengan pakain yang suci)”
                                    Kemudian Rasulullah saw mengambil kayu yang masih basah lalu dipecah menjadi dua. Selanjutnya ia tancapkan kayu tadi pada masing-masing kuburan tersebut sambil berkata, ”Semoga kayu ini dapat meringankan siksa keduanya selama belum kering.”
                                    Rasulullah saw juga mempunyai kemampuan membaca keinginan hati orang lain. Pda suatu hari setelah memenangkan peperangan Shafwan ikut bersama Rasulullah saw berkeliling untuk memeriksa harta rampasan.Perang Hunain. Ketika melalui sebuah lembah yang penuh dengan unta dan kambing, Shafwan dengan mata yang tajam memandang sekeliling lembah yang penuh dengan binatang ternak tersebu. Maka terlintaslah keinginannya dalam hati untuk memiliki semua binatang ternak di lembah tersebut. Pada saat itu pula Rasulullah saw menanyakan sesuatu yang ada dalam pikirannya, ”Senangkah engkau melihat  semua binatang ini?”
Shafwan menjawab dengan cepat, ”Ya, senang sekali”
”Kalau begitu binatang yang ada di lembah ini semuanya untukmu.”
Mendengar ucapan beliau Shafwan gembira sekali dengan tersendat sendat ia berkata ”Aku bersaksi bahwa engkau utusan Allah, tidak mungkin hati seseorang sedemikian baiknya kecuali hati seorang nabi.”

Antara pandangan akal dan hawa nafsu


Terbukti bahwa orang yang dapat menjagkau tujuan sebelum menjadi kenyataan, memikirkan situasi setelah kelezatan dan apa yang berhasil diraihnya itu sirna, serta mempertimbangkan kejahatan yang akan timbul pasca kelezatan itu. Saat itu ia akan menyadari bahwa hasil yang diperoleh dari menuruti hawa nafsu tak sebanding dengan kerugian yang harus diderita.
Manusia, apabila telah berkompromi dengan hawa nafsunya meski tidak sampai menyakitinya pasti akan memandang dirinya hina lantaran ia kalah, sebaliknya, jika ia mampu mengatasi hawa nafsunya pasti akan melihat dirinya mulia lantara ia menang. Itulah sebabnya orang orang yang takjub dan respek terhadap ahli zuhud,lalu mereka mencium tangannya itu tak lain karena ahli zuhud tersebut mampu meninggalkan apa yang tidak mampu mereka tinggalkan yaitu melawan hawa nafsu

Indahnya Sholawat .. Sholawat Yook!!!

            Sholawat adalah salah satu bentuk pujian,sanjungan,dan doa yang ditujukan kepada Radulullah saw. Sebagai bukti dari rasa hormat dan cinta kita kepadanya.  Sholawat merupakan perintah Allah swt. Dan orang orang yang bersholawat kepada Nabi Muhammad saw. Akan menerima beragam pahala dan keutamaan.
           Seperti yang diungkapkan dala Q.S. : Al-Ahzaab ayat 56 bahwa sholawat bagi Rasulullah saw. Tidak hanya dilakukan oleh manusia, Allah swt. Serta malaikat-Nya juga bersholawat untuk Muhammad saw.
Salah satu contoh bacaan sholawat : Allahumma shalli ala muhammaddin wa ala ali muhammadin, kama shallaita ala ibraahiim wa ala ali ibraahiim innaka hamidum majid. Kama baa rak ta ala ibraahiim wa ala ali ibraahiim innaka hamidum majid.
           Hukum bacaan Sholawat untuk yang wajib, yaitu pada saat sholat ketika baca tasyahud dan dalam sholat jenazah. Hukum bacaan Sholawat untuk yang sunnah yaitu pada saat malam dan hari jum’at, ketika mendengar nama Nabi Muhammad saw. Disebut kemudian ketika masuk masjid, truss waktu selesai adzan da iqamat, pada saat berdoa, dalam khotbah, dalam majelis, Di Shafa dan Marwah, Ketika berziarah ke makam Rasulullah saw, dll.
           Rasulullah pernah bersabda, ” Barang siapa membaca sholawat kepadaku sebanyak sekali, Allah memerintahkan malaikat penjaganya untuk tidak menuliskan untuknya dosa selama 3 hari.”
”Orang yang paling banyak membaca sholawat kepadaku adalah orang yang berada paling dekat denganku”
Keutamaan membaca sholawat diantaranya:
  1. sebagai bentuk ketaatan kepada Allah swt.
  2. orang yang sholawat mendapatkan 10 kali sholawat dari Allah swt.
  3. Terkabulnya do’a jika didahului dengan Sholawat
  4. Kelak di har akhir akan mendapaatkan syafaat dari nabi saw.
  5. sholawat jadi sebab diampuninya segala dosa dan diangkat derajatnya oleh Allah
  6. sholawat adalah sebab kecintaan Rasulullah saw kepada pelakunya
  7. sholawat menjadi cahaya ketika melintasi shirath
  8. sholawat dapat menghilangkan kehausan di hari kiamat
  9. dapat nyelametin timbangan amal pada hari kiamat
  10. sholawat menjadi sebab dicabutnya nyawa dengan perlahan dll.